Sesungguhnya seorang menteri tidak boleh bodoh. Bila menteri bodoh, berarti presidennya juga bodoh, karena telah mengangkat menteri yang bodoh. Namun dalam perkara politik terkadang pintar dan bodoh bukan bahan pertimbangan yang utama. Bahan pertimbangan seseorang diangkat menjadi menteri oleh seorang Presiden umunya krena sumbangan dan dukungan politik terhadap presiden, faktor kedekatan atau prtemanan dengan presiden, dan faktor ketidaktegasan serta ketidakjelasan sikap presiden. Itulah sebabnya, seorang Presiden terkadang melakukan reshuffle menterinya begitu presiden itu menyadari kebodohan yang dilakukannya dalam mengangkat seorang menteri yang menurutnya bodoh atau tidak manut pada kehendak presiden.
Tetapi, terkadang ada memang menteri yang beneran bodoh namun tetap saja dipertahankan. Menteri seperti ini biasanya bodoh dalam hal membuat program kegiatan, namun pintar dalam menjilat atasan.
salah satu cara menghadapi menteri yang bodoh adalah dengan jalan mengajukan program yang seolah akan mengharumkan namanya, tak peduli uang rakyat yang besar akan dihabiskan, yang penting namanya sebagai menteri akan harum. Cara seperti ini adalah cara yang keliru, sebab merupakan bagian dari menjilat. Cara paling efektif menghadapi menteri yang bodoh adalah tidak perlu bertemu dengan menteri tersebut selamanya. Bila pun terpaksa bertemu karena anda anak buahnya, maka anggukan saja kepala anda. Adapun mengenai program kerja yang harus anda susun, harus benar-benar mencerminkan kebutuhan mencerdaskan publik, sekalipun Anda akan dibenci oleh menterimu. Lebih baik dibenci oleh menterimu daripada dibenci oleh Tuhan.
BACA selanjutnya
Tetapi, terkadang ada memang menteri yang beneran bodoh namun tetap saja dipertahankan. Menteri seperti ini biasanya bodoh dalam hal membuat program kegiatan, namun pintar dalam menjilat atasan.
salah satu cara menghadapi menteri yang bodoh adalah dengan jalan mengajukan program yang seolah akan mengharumkan namanya, tak peduli uang rakyat yang besar akan dihabiskan, yang penting namanya sebagai menteri akan harum. Cara seperti ini adalah cara yang keliru, sebab merupakan bagian dari menjilat. Cara paling efektif menghadapi menteri yang bodoh adalah tidak perlu bertemu dengan menteri tersebut selamanya. Bila pun terpaksa bertemu karena anda anak buahnya, maka anggukan saja kepala anda. Adapun mengenai program kerja yang harus anda susun, harus benar-benar mencerminkan kebutuhan mencerdaskan publik, sekalipun Anda akan dibenci oleh menterimu. Lebih baik dibenci oleh menterimu daripada dibenci oleh Tuhan.


